Rabu, 14 Maret 2012

[Bloghop] Wishful Wednesday #2 : 14 Maret 2012


Sudah hari Rabu, pertengahan minggu dari minggu ini. Dan ini artinya waktunya buat berharap satu buku bisa dicoret dari daftar Wishlist. 


Peraturannya adalah :
  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  3. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)
  4. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
Dan... pilihan saya minggu ini jatuh pada....

Kedai 1001 Mimpi - Valiant Budi


DESAS DESUS

"Kita ini konon pahlawan devisa. Tapi kalau mati, ya sudah, dianggap binatang saja."


"Saya datang buat mempertebal iman, bukan jadi mainan."
 


"Datang ke sini itu harus siap 'dijajah'. Baik jiwa maupun raga!" 


"KAMU tidak perhatikan, banyak orang MATI karena terlalu BANYAK TAHU?!"

Valiant Budi adalah seorang penulis yang tergila-gila dengan dunia Timur Tengah. Salah satu ambisinya yaitu menulis sebuah buku travel dari belahan bumi 1001 mimpi ini.

Kesempatan datang, ia akhirnya tinggal di Saudi Arabia sambil bekerja di salah satu kedai kopi internasional.

Ternyata, terjun langsung sebagai TKI membuatnya menemukan berbagai peristiwa ganjil yang tak pernah ia ingin ketahui, apalagi ikut merasakannya.

Ambisinya terkubur, berubah menjadi keinginan kuat untuk kembali tinggal di tanah air tercinta.

Buku ini berdasarkan pengalaman Valiant Budi dan beberapa rekan TKI yang bertahan hidup di Saudi Arabia dan selalu rindu Indonesia.

Alasannya : 



cukup sering kita mendengar berita di televisi ataupun membaca berita di koran atau majalah tentang penderitaan yang dialami oleh sebagian besar TKI. Namun yang kita tahu hanyalah, bagaimana mereka diperlakukan sewenang-wenangnya, mengalami pelecehan seksual, gaji yang tidak pernah dibayar, dipukuli sampai cacat, hingga yang paling tragis kematian. Namun kita tak pernah tahu bagaimana kehidupan mereka sehari-hari. 


Nah, mungkin saja buku ini menjawab segala pertanyaan kita minimal dari sudut sang pengarang sekaligus saksi mata dan korban (?)...big grinbig grin



Yah... mudah-mudahan saja buku ini cepat terdepak dari daftar wishlist saya. Amin... *berdoa dengan khusyuk*



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kamu datang. Kamu baca. Kamu komentar. Iya kan? :)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...